Menu ✖

Dark Mode
Mumun Tekankan Profesionalisme dan Kompetensi Apoteker Setelah PD Ikatan Apoteker Indonesia Jabar Resmi Dikukuhkan Mumun: “Jika Langgar Aturan Harus Disanksi” Soroti Dugaan Kebocoran Gas Pindo Deli 2 Output dari BIMTEKNAS PKS yaitu Collective Genius serta Program yang Memiliki Dampak Nyata dan Memberikan Manfaat bagi Masyarakat Agus Sulistyo: Setelah Jalan di COR Agar Dijaga dan Dirawat sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan dalam Jangka Panjang Ambulans Alami Pecah Ban, Jitang Pastikan Korban Lakalantas di Gintungkerta Tetap Mendapatkan Penanganan Medis Karawang Butuhkan Sistem Pertanian yang Kuat dan Regenerasi Petani yang Berkelanjutan

Berita · 1 Nov 2026 10:33 WIB · Reading Time

Mumun Tekankan Profesionalisme dan Kompetensi Apoteker Setelah PD Ikatan Apoteker Indonesia Jabar Resmi Dikukuhkan

fpkskarawang.id | Karawang – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Barat resmi
dikukuhkan (Minggu, 1/11/2026) di Hotel Aston Bandung. Dr. apt. Farhan, M.Farm., terpilih sebagai Ketua PD IAI Jabar periode 2026-2030.

Momentum tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme dan kompetensi apoteker dalam memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat.

Dalam kepengurusan tersebut, anggota DPRD Karawang yang juga Ketua Fraksi PKS, apt. Mumun Maemunah, S.Si.,M.Farm., dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Penasihat PD IAI Jawa Barat.

Dalam pesannya, Mumun menekankan pentingnya menjaga profesionalisme apoteker dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Menurutnya, apoteker memiliki peran strategis dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kefarmasian yang aman, tepat, dan berkualitas.

la mendorong kepengurusan yang baru dikukuhkan agar mampu memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menjaga standar profesional dalam praktik kefarmasian.

“Tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang menuntut para apoteker untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, sehingga dapat beradaptasi dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Ketua Komisi II DPRD Karawang tersebut.

Selain itu, sinergi antara organisasi profesi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan juga dinilai penting untuk memperkuat peran apoteker dalam pembangunan sektor kesehatan.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru PD IAI Jawa Barat, diharapkan organisasi dapat semakin solid dalam menjalankan program kerja serta menjadi wadah pengembangan profesi apoteker.

Mumun berharap amanah kepengurusan tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Profesionalisme apoteker, bukan hanya menyangkut kompetensi keilmuan, tetapi juga integritas, tanggung jawab, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Mumun. (*)

Facebook Comments Box

This article has been read 0 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mumun: “Jika Langgar Aturan Harus Disanksi” Soroti Dugaan Kebocoran Gas Pindo Deli 2

29 October 2026 - 20:51 WIB

Output dari BIMTEKNAS PKS yaitu Collective Genius serta Program yang Memiliki Dampak Nyata dan Memberikan Manfaat bagi Masyarakat

21 October 2026 - 08:16 WIB

Agus Sulistyo: Setelah Jalan di COR Agar Dijaga dan Dirawat sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan dalam Jangka Panjang

1 October 2026 - 10:56 WIB

Ambulans Alami Pecah Ban, Jitang Pastikan Korban Lakalantas di Gintungkerta Tetap Mendapatkan Penanganan Medis

25 September 2026 - 14:20 WIB

Karawang Butuhkan Sistem Pertanian yang Kuat dan Regenerasi Petani yang Berkelanjutan

24 September 2026 - 16:13 WIB