
fpkskarawang.id | Karawang – Dalam hening pasca Idul Fitri, ketika maaf berkaitan erat dengan harapan dan hati kembali pada kejernihannya, ada satu hal yang tak boleh terlepas, merawat kebersamaan sebagai pondasi perjuangan.
Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Karawang, momentum halal bihalal pada tahun 2026 bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang untuk meneguhkan kembali ikatan ruhani, menyatukan langkah, dan memperkuat arah pengabdian kepada seluruh rakyatnya.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Karawang yang juga Ketua Komisi II, apt. Mumun Maemunah, S.Si, M.Farm, seusai kegiatan halal bihalal DPD PKS Karawang (Minggu, 5/4/2026), menekankan pentingnya ukhuwah sebagai energi utama dalam menjaga soliditas kader dan konsistensi perjuangan politik yang berorientasi pada kemaslahatan.

Menurutnya, tradisi halal bihalal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dalam merawat nilai-nilai ukhuwah dan memperkuat soliditas kader. “Harapan saya, halal bihalal ini menjadi tradisi baik yang perlu dilestarikan, karena mampu menguatkan ikatan ukhuwah dan soliditas kader PKS khususnya,” ujarnya.
la menuturkan, melalui momentum tersebut, para kader dapat saling bercengkrama tanpa sekat, membangun kedekatan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga ruhiyah. Dari sanalah tumbuh sikap saling membantu dalam kebaikan, yang akan menjadi fondasi utama dalam perjuangan bersama.
“Kebersamaan akan terwujud dari ikatan ukhuwah dan soliditas melalui silaturahmi serta interaksi yang intens. Begitu juga dalam politik, kebersamaan akan lahir dari interaksi yang berkelanjutan, baik antar kader maupun dengan partai lain,” sambung Mumun.

Dalam dinamika organisasi, Mumun mengakui bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, hal tersebut dapat disatukan melalui komunikasi yang baik serta kekuatan silaturahmi. “Perbedaan pendapat itu biasa, apalagi dalam perjalanan organisasi yang telah mengalami beberapa pergantian kepemimpinan. Namun semua bisa diatasi dengan kesolidan, silaturahmi, dan komunikasi yang baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesamaan visi dan misi menjadi kunci utama dalam menjaga arah perjuangan organisasi. Tanpa keselarasan tersebut, kebersamaan akan sulit terjaga. “Visi misi inilah yang menyatukan dan memberikan semangat bagi para kader untuk bergerak dan berjuang bersama dalam mewujudkan tujuan organisasi,” tegas Ketua Fraksi PKS DPRD Karawang.
Terkait peran PKS sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Mumun menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung kebijakan kepala daerah tanpa mengesampingkan kritik yang konstruktif. “Kami mendukung kebijakan pemerintah daerah, namun tetap memberikan kritik yang bersifat membangun serta masukan demi kebaikan bersama, bukan semata kepentingan politik,” tutur Mumun.

la menambahkan, selama ini Fraksi PKS berupaya memberikan pandangan yang rasional dan tidak emosional, serta menjaga agar setiap kritik tetap disampaikan secara elegan dan tidak menjatuhkan pihak lain. “Sebagai anggota DPRD di parlemen daerah, sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan masukan demi perbaikan daerah, dengan tetap menjaga suasana yang kondusif agar semua pihak merasa nyaman,” paparnya.
Mumun juga menekankan bahwa anggota DPRD merupakan etalase partai yang harus mencerminkan nilai dan karakter PKS. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang diambil senantiasa berangkat dari aspirasi kader dan masyarakat. “Masukan dari bawah, baik dari kader maupun masyarakat, selalu kami akomodir agar kebijakan yang lahir benar-benar mewakili kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Mengakhiri pernyataannya, ia merefleksikan nilai-nilai Ramadhan yang diharapkan terus hidup dalam etos kerja para kader dan pemimpin. “Ramadhan telah memberikan pelajaran berharga, sehingga Idul Fitri diharapkan menjadikan hati kita lebih jernih, ikhlas, dan semakin bersemangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

la juga menyoroti pentingnya kualitas kepemimpinan di tengah dinamika saat ini, yang menurutnya harus mampu mengelola emosi, memahami kondisi, berkomunikasi dengan baik, serta memberikan teladan dan semangat bagi anggota. “Kepentingan politik sejatinya sejalan dengan kepentingan rakyat, yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selama itu dijalankan dengan baik, maka tidak ada pertentangan di dalamnya,” tegas Mumun.
Kedepan, Mumun berharap sinergi antara soliditas kader PKS dan kemitraan dengan pemerintah daerah dapat terus terjaga dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Karawang.
“Kami berharap pemerintah daerah terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan, baik dari segi sumber daya manusia, ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat dampaknya secara luas,” pungkasnya. (*)

















Leave a Reply