Menu

Dark Mode
Mumun : Jangan Ulangi Kesalahan Lama! DPRD Karawang Warning Seleksi Dirut Petrogas Retribusi dan Pendangkalan Dikeluhkan Nelayan, DPRD Tampung Aspirasi Nelayan untuk Perbaikan Kedepan Pasar Johar Disiapkan Jadi Senjata Baru Tekan Inflasi di Karawang Evaluasi Total Pengelolaan Pasar Cikampek I, PT Celebes Harus Tanggung Jawab PKS Siap Jadi Mitra Strategis KPU dalam Menjaga Proses Demokrasi Tetap Jujur, Adil, dan Kondusif MILAD PKS ke-24 Merupakan Panggilan Moral dan Gerakan Kolektif untuk Membangun Kemandirian Bangsa

Berita · 1 May 2025 13:38 WIB · Reading Time

May Day, Buruh Tulang Punggung Perekonomian, Mumun Himbau Tingkatkan Perlindungan Terhadap Pekerja

fpkskarawang.id – Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei, Anggota DPRD Karawang Mumun Maemunah, menyampaikan keprihatinannya terhadap perlindungan terhadap buruh yang dinilai masih rendah. Ia menyoroti terdapat sejumlah perusahaan yang diduga lalai dalam memberikan perlindungan kepada pekerja.

“Masih terjadi kecelakaan kerja yang menyebabkan korban jiwa. Ini seharusnya bisa dicegah. Kami menilai masih ada perusahaan yang lalai dalam memberikan perlindungan kepada pekerja,” katanya (Kamis, 1/5/2025).

Disamping itu, Mumun juga menyoroti persoalan klasik yang belum terselesaikan di Karawang, yakni maraknya praktik percaloan dalam proses perekrutan tenaga kerja. “Saya sangat prihatin karena sampai sekarang masih banyak calo tenaga kerja. Para pencari kerja harus membayar dulu jika ingin mendaftar lowongan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, praktik tersebut tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menciptakan ketidakpastian. “Bayar pun belum tentu diterima jadi karyawan. Ini jelas menyulitkan masyarakat, apalagi mereka yang dari kalangan tidak mampu,” ucapnya.

Tak hanya itu, isu ‘orang dalam’ dalam proses rekrutmen juga menjadi sorotan. Menurutnya, masih banyak laporan mengenai karyawan yang direkrut bukan berdasarkan kemampuan, melainkan karena koneksi. “Akibatnya, banyak warga luar Karawang yang masuk ke industri, sementara warga lokal sendiri kesulitan mendapatkan pekerjaan,” jelas Mumun.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan karena akan berdampak langsung pada tingkat pengangguran di Karawang. Kami mendorong pemerintah daerah untuk serius membenahi sistem ini,” tegasnya.

Untuk memberikan keadilan dan kesempatan kerja kepada masyarakat, ia pun mendorong agar kesempatan kerja juga diberikan kepada penyandang disabilitas. “Semoga semakin terbuka peluang bagi mereka untuk berkarya di dunia kerja. Inklusi adalah bagian dari keadilan sosial,” tutupnya.

Mumun yang juga merupakan anggota DPRD dari Fraksi PKS menuturkan bahwa dalam mengawasi kesejahteraan buruh, pimpinan PKS telah memerintahkan kepada seluruh anggota Fraksi PKS di DPR RI untuk mengawal Undang-Undang Ketenagakerjaan agar benar-benar menjamin kesejahteraan buruh. Hal ini telah disampaikan dalam forum Bimtek Nasional PKS yang digelar beberapa hari lalu.

“Ini bukan hanya sekadar agenda politik, tapi perjuangan moral untuk memastikan para pekerja mendapat hak yang layak. Buruh adalah tulang punggung perekonomian. Maka dari itu, kami di PKS terus berkomitmen untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan mereka,” ujar Mumun. (*)

Facebook Comments Box

This article has been read 14 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mumun : Jangan Ulangi Kesalahan Lama! DPRD Karawang Warning Seleksi Dirut Petrogas

6 May 2026 - 14:39 WIB

Retribusi dan Pendangkalan Dikeluhkan Nelayan, DPRD Tampung Aspirasi Nelayan untuk Perbaikan Kedepan

5 May 2026 - 09:55 WIB

Pasar Johar Disiapkan Jadi Senjata Baru Tekan Inflasi di Karawang

4 May 2026 - 09:43 WIB

Evaluasi Total Pengelolaan Pasar Cikampek I, PT Celebes Harus Tanggung Jawab

30 April 2026 - 16:18 WIB

PKS Siap Jadi Mitra Strategis KPU dalam Menjaga Proses Demokrasi Tetap Jujur, Adil, dan Kondusif

29 April 2026 - 17:35 WIB