Menu ✖

Dark Mode
Agus Sulistyo: Setelah Jalan di COR Agar Dijaga dan Dirawat sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan dalam Jangka Panjang Ambulans Alami Pecah Ban, Jitang Pastikan Korban Lakalantas di Gintungkerta Tetap Mendapatkan Penanganan Medis Karawang Butuhkan Sistem Pertanian yang Kuat dan Regenerasi Petani yang Berkelanjutan Warga Kalanasem, Pagadungan, Tempuran Apresiasi Aspirasi Rutilahu H. Imron Dewan PKS Karawang Milangkala Karawang ke-393, Pemkab Karawang Harus Perhatikan Nasib Petani, Pekerja hingga Pelaku Wisata Agus Sulistyo Hadiri Ramah Tamah dan Tasyakuran Warga Kondang Jaya atas Realisasi Aspirasi Pengecoran Jalan

Berita · 1 May 2025 13:38 WIB · Reading Time

May Day, Buruh Tulang Punggung Perekonomian, Mumun Himbau Tingkatkan Perlindungan Terhadap Pekerja

fpkskarawang.id – Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei, Anggota DPRD Karawang Mumun Maemunah, menyampaikan keprihatinannya terhadap perlindungan terhadap buruh yang dinilai masih rendah. Ia menyoroti terdapat sejumlah perusahaan yang diduga lalai dalam memberikan perlindungan kepada pekerja.

“Masih terjadi kecelakaan kerja yang menyebabkan korban jiwa. Ini seharusnya bisa dicegah. Kami menilai masih ada perusahaan yang lalai dalam memberikan perlindungan kepada pekerja,” katanya (Kamis, 1/5/2025).

Disamping itu, Mumun juga menyoroti persoalan klasik yang belum terselesaikan di Karawang, yakni maraknya praktik percaloan dalam proses perekrutan tenaga kerja. “Saya sangat prihatin karena sampai sekarang masih banyak calo tenaga kerja. Para pencari kerja harus membayar dulu jika ingin mendaftar lowongan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, praktik tersebut tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menciptakan ketidakpastian. “Bayar pun belum tentu diterima jadi karyawan. Ini jelas menyulitkan masyarakat, apalagi mereka yang dari kalangan tidak mampu,” ucapnya.

Tak hanya itu, isu ‘orang dalam’ dalam proses rekrutmen juga menjadi sorotan. Menurutnya, masih banyak laporan mengenai karyawan yang direkrut bukan berdasarkan kemampuan, melainkan karena koneksi. “Akibatnya, banyak warga luar Karawang yang masuk ke industri, sementara warga lokal sendiri kesulitan mendapatkan pekerjaan,” jelas Mumun.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan karena akan berdampak langsung pada tingkat pengangguran di Karawang. Kami mendorong pemerintah daerah untuk serius membenahi sistem ini,” tegasnya.

Untuk memberikan keadilan dan kesempatan kerja kepada masyarakat, ia pun mendorong agar kesempatan kerja juga diberikan kepada penyandang disabilitas. “Semoga semakin terbuka peluang bagi mereka untuk berkarya di dunia kerja. Inklusi adalah bagian dari keadilan sosial,” tutupnya.

Mumun yang juga merupakan anggota DPRD dari Fraksi PKS menuturkan bahwa dalam mengawasi kesejahteraan buruh, pimpinan PKS telah memerintahkan kepada seluruh anggota Fraksi PKS di DPR RI untuk mengawal Undang-Undang Ketenagakerjaan agar benar-benar menjamin kesejahteraan buruh. Hal ini telah disampaikan dalam forum Bimtek Nasional PKS yang digelar beberapa hari lalu.

“Ini bukan hanya sekadar agenda politik, tapi perjuangan moral untuk memastikan para pekerja mendapat hak yang layak. Buruh adalah tulang punggung perekonomian. Maka dari itu, kami di PKS terus berkomitmen untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan mereka,” ujar Mumun. (*)

Facebook Comments Box

This article has been read 14 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Agus Sulistyo: Setelah Jalan di COR Agar Dijaga dan Dirawat sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan dalam Jangka Panjang

1 October 2026 - 10:56 WIB

Ambulans Alami Pecah Ban, Jitang Pastikan Korban Lakalantas di Gintungkerta Tetap Mendapatkan Penanganan Medis

25 September 2026 - 14:20 WIB

Karawang Butuhkan Sistem Pertanian yang Kuat dan Regenerasi Petani yang Berkelanjutan

24 September 2026 - 16:13 WIB

Warga Kalanasem, Pagadungan, Tempuran Apresiasi Aspirasi Rutilahu H. Imron Dewan PKS Karawang

23 September 2026 - 08:33 WIB

Milangkala Karawang ke-393, Pemkab Karawang Harus Perhatikan Nasib Petani, Pekerja hingga Pelaku Wisata

14 September 2026 - 17:19 WIB