Menu ✖

Dark Mode
Agus Sulistyo: Setelah Jalan di COR Agar Dijaga dan Dirawat sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan dalam Jangka Panjang Ambulans Alami Pecah Ban, Jitang Pastikan Korban Lakalantas di Gintungkerta Tetap Mendapatkan Penanganan Medis Karawang Butuhkan Sistem Pertanian yang Kuat dan Regenerasi Petani yang Berkelanjutan Warga Kalanasem, Pagadungan, Tempuran Apresiasi Aspirasi Rutilahu H. Imron Dewan PKS Karawang Milangkala Karawang ke-393, Pemkab Karawang Harus Perhatikan Nasib Petani, Pekerja hingga Pelaku Wisata Agus Sulistyo Hadiri Ramah Tamah dan Tasyakuran Warga Kondang Jaya atas Realisasi Aspirasi Pengecoran Jalan

Berita · 9 Jun 2026 10:53 WIB · Reading Time

Fraksi PKS DPRD Karawang Minta Pemkab Jangan Ragu Bertindak dengan Adanya Dugaan Pesta Gay di TNM Karawang

fpkskarawang.id | Karawang – Dugaan pesta gay yang disebut terjadi di Theatre Night Mart (TNM) Karawang terus menuai reaksi. Fraksi PKS DPRD Karawang angkat bicara meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bertindak tegas terhadap setiap dugaan pelanggaran yang terjadi, khususnya terkait aspek perizinan usaha.

Ketua Fraksi PKS DPRD Karawang, Mumun Maemunah, menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai isu viral di media sosial. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai izin yang telah diberikan.

“Jangan sampai ada penyalahgunaan izin. Jika ditemukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin operasional yang diajukan, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” kata Mumun (Selasa, 9 Juni 2026).

Ia menilai, pengawasan terhadap tempat usaha perlu diperkuat agar potensi pelanggaran dapat dicegah sejak awal, tanpa harus menunggu munculnya kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurut Mumun, Karawang telah memiliki berbagai regulasi dan peraturan daerah yang menjadi landasan dalam menjaga ketertiban serta kepastian hukum. Karena itu, setiap bentuk pelanggaran harus ditindak melalui mekanisme yang berlaku.

“Peraturan yang sudah ada harus ditegakkan secara konsisten. Semua pihak harus menghormati aturan yang berlaku di Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mumun mengingatkan pentingnya menjaga karakter Karawang sebagai daerah yang dikenal religius serta menjunjung tinggi nilai budaya dan norma sosial yang hidup di masyarakat.

Ia menilai, berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap generasi muda maupun mengganggu ketertiban sosial perlu menjadi perhatian bersama.

“Karawang memiliki identitas sebagai daerah yang religius dan berbudaya. Nilai-nilai itu harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh aktivitas yang dinilai bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Fraksi PKS memberikan apresiasi kepada Pemkab Karawang yang telah merespons cepat polemik yang berkembang terkait TNM.

Menurut Mumun, langkah yang diambil pemerintah daerah menunjukkan komitmen dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus merespons aspirasi masyarakat yang menyuarakan keresahan atas isu tersebut. (*)

Facebook Comments Box

This article has been read 0 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Agus Sulistyo: Setelah Jalan di COR Agar Dijaga dan Dirawat sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan dalam Jangka Panjang

1 October 2026 - 10:56 WIB

Ambulans Alami Pecah Ban, Jitang Pastikan Korban Lakalantas di Gintungkerta Tetap Mendapatkan Penanganan Medis

25 September 2026 - 14:20 WIB

Karawang Butuhkan Sistem Pertanian yang Kuat dan Regenerasi Petani yang Berkelanjutan

24 September 2026 - 16:13 WIB

Warga Kalanasem, Pagadungan, Tempuran Apresiasi Aspirasi Rutilahu H. Imron Dewan PKS Karawang

23 September 2026 - 08:33 WIB

Milangkala Karawang ke-393, Pemkab Karawang Harus Perhatikan Nasib Petani, Pekerja hingga Pelaku Wisata

14 September 2026 - 17:19 WIB