Menu

Dark Mode
Agus Sulistyo Hadiri Ramah Tamah dan Tasyakuran Warga Kondang Jaya atas Realisasi Aspirasi Pengecoran Jalan Warga Puri Raya Asri RW 031 Apresiasi Dewan PKS Agus Sulistyo atas Pembangunan Infrastruktur Jalan di Lingkungannya Sugih Anggota Dewan PKS Ajak Stakeholder di Karawang Bantu Wilayah yang Terdampak Kekeringan Dalam Rangka HUT RI ke-81, Dewan PKS Ahmad Sopyan Bersama Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Desa Dawuan Timur Perbaikan dan Pemeliharaan Infrastruktur Saluran Air Solusi Kekeringan Sawah di Pakisjaya Dari Yogyakarta, Bimtekda PKS Jabar Menekankan Supaya Anggota Dewan Tingkatkan Kinerja dan Siapkan Strategi Pemenangan Pemilu 2029

Berita · 13 Jun 2026 13:41 WIB · Reading Time

DPRD Minta Bapenda Karawang Perkuat Pengawasan dan Penagihan, Telusuri Jika Ada Perusahaan Besar yang Nunggak Pajak Hingga Miliaran Rupiah

fpkskarawang.id | Karawang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menyoroti adanya dugaan tunggakan (ngemplang) pajak dari perusahaan besar sektor makanan dan minuman (Food and Beverage/F&B) siap saji yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp10 miliar.

Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan mengingat sektor kuliner di Karawang masih menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat.

Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, menilai alasan penurunan usaha atau sepinya pembeli gegara isu pemboikotan produk Israel tidak dapat dijadikan pembenaran untuk mengabaikan kewajiban perpajakan tanpa adanya data yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau melihat kondisi di lapangan, tempat makan, restoran, dan pusat kuliner di Karawang masih ramai. Bahkan banyak usaha kuliner baru yang terus bermunculan. Karena itu perlu ditelusuri lebih jauh jika ada perusahaan besar yang menunggak pajak hingga miliaran rupiah,” ujar Mumun (Sabtu, 13/6/2026).

Menurutnya, sektor makanan dan minuman merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial. Berbeda dengan sektor lain yang dapat terdampak berbagai kondisi ekonomi, kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap makanan dan minuman cenderung tetap berlangsung.

“Makan dan minum merupakan kebutuhan dasar. Konsumen yang datang ke restoran tidak hanya membeli makanan, tetapi juga minuman, makanan ringan, dan produk lainnya. Apalagi jika datang dalam jumlah besar atau rombongan. Potensi transaksi di sektor ini sangat besar. Perusahaan ritel itu langsung memungut pajak dari konsumen ketika transaksi, jadi pajak itu sudah ada di kantong mereka (perusahaan) jadi tinggal setor ke Bapenda Karawang,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat perusahaan besar di sektor F&B yang masing- masing memiliki tunggakan pajak hingga sekitar Rp5 miliar, sehingga total tunggakan mencapai Rp10 miliar. Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa pembayaran akan dilakukan secara bertahap.

DPRD meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang untuk memperkuat pengawasan dan penagihan terhadap wajib pajak yang masih memiliki tunggakan. Selain itu, transparansi mengenai proses penyelesaian tunggakan juga dinilai penting agar masyarakat mengetahui langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengamankan potensi PAD.

“Pajak yang dipungut dari konsumen pada dasarnya merupakan hak negara dan daerah yang harus disetorkan sesuai ketentuan. Karena itu, kepatuhan wajib pajak harus menjadi perhatian bersama,” tegas Mumun.

DPRD juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang menggandeng aparat penegak hukum dalam upaya penyelesaian tunggakan pajak. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, khususnya perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kontribusi signifikan terhadap penerimaan daerah.

Kedepan, DPRD berharap tidak ada lagi tunggakan pajak dalam jumlah besar yang berpotensi mengurangi pendapatan daerah. Optimalisasi penerimaan pajak dinilai sangat penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Karawang. (*)

Facebook Comments Box

This article has been read 0 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Agus Sulistyo Hadiri Ramah Tamah dan Tasyakuran Warga Kondang Jaya atas Realisasi Aspirasi Pengecoran Jalan

6 September 2026 - 08:56 WIB

Warga Puri Raya Asri RW 031 Apresiasi Dewan PKS Agus Sulistyo atas Pembangunan Infrastruktur Jalan di Lingkungannya

2 September 2026 - 07:09 WIB

Sugih Anggota Dewan PKS Ajak Stakeholder di Karawang Bantu Wilayah yang Terdampak Kekeringan

31 August 2026 - 09:32 WIB

Dalam Rangka HUT RI ke-81, Dewan PKS Ahmad Sopyan Bersama Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Desa Dawuan Timur

23 August 2026 - 08:51 WIB

Perbaikan dan Pemeliharaan Infrastruktur Saluran Air Solusi Kekeringan Sawah di Pakisjaya

12 August 2026 - 15:00 WIB