Menu

Dark Mode
Bidik Potensi PAD dari Perizinan, Komisi II DPRD Karawang Sidak PT PSSK Temukan 72 TKA Fraksi PKS DPRD Karawang Minta Pemkab Jangan Ragu Bertindak dengan Adanya Dugaan Pesta Gay di TNM Karawang Ketua Komisi II DPRD Kab. Karawang Terima Kunjungan BIPEKA PKS Karawang untuk Perkuat Sinergi dan Jalin Kolaborasi Pansel Petrogas Harus Lebih Transparan Publikasikan Nama Calon Direksi Sepakat Berdamai Walau Sempat Viral Cekcok Saat Normalisasi Kali Apur di Desa Segaran – Batujaya Pertandingan IDCA Jadi Pembuka Forkab III KORMI Karawang

Berita · 19 Dec 2025 11:01 WIB · Reading Time

Festival UMKM Jangan Hanya Bersifat Seremonial Tetapi Harus Jadi Instrumen Nyata Dorong Pertumbuhan Ekonomi

fpkskarawang.id | Karawang – Di tengah dinamika perekonomian daerah yang terus bergerak, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi pondasi utama pembangunan berbasis kerakyatan. Bertepatan dengan momentum Hari Ibu, Komisi II DPRD Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Festival UMKM Karawang Maju yang digelar pada 20-31 Desember 2025 di Lapangan Karang Pawitan, Kabupaten Karawang. Festival ini menghadirkan 80 stand bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner tradisional, makanan kekinian, makanan kering khas kecamatan, minuman tradisional dan modern, produk digital, kerajinan (craft), hingga fashion lokal.

Ketua Fraksi PKS DPRD Karawang sekaligus Ketua Komisi II, Apt. Mumun Maemunah, S.Si., menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM serta masyarakat luas.

“Saya berharap Festival UMKM Karawang Maju dapat berjalan dengan lancar dan benar-benar membantu masyarakat dalam mempromosikan serta mengenalkan produk-produk UMKM agar semakin dikenal luas,” ujar Mumun Maemunah saat diwawancarai di sela-sela kesibukannya (Jumat, 19/12/2025).

Menurutnya, festival UMKM tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi instrumen nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

“Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Kedepan, semoga acara seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan ditindaklanjuti dengan dukungan nyata dari pemerintah daerah, baik berupa pembinaan, pelatihan, maupun bantuan lainnya,” tambahnya.

la juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah harus benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya melalui event, tetapi melalui kebijakan dan program berkelanjutan yang berpihak pada pelaku UMKM.

Festival UMKM Karawang Maju diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan berdaya saing. Dengan dukungan lintas sektor, UMKM diyakini mampu tumbuh sebagai tulang punggung ekonomi daerah sekaligus penopang kesejahteraan rakyat.

Pembukaan Festival UMKM Karawang Maju diketahui telah dikolaborasikan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Meski tetap berlangsung di tengah guyuran hujan, kolaborasi lintas kegiatan tersebut dinilai perlu dievaluasi secara serius.

Menurut Mumun Maemunah, penggabungan berbagai agenda nasional dalam satu kegiatan tidak boleh menjadi dalih untuk melemahkan kualitas perencanaan dan koordinasi.

Meski demikian, ia berharap agar pelaksanaan Festival UMKM Karawang Maju di kemudian hari, harus dipersiapkan secara matang dan tidak bersifat mendadak.

“Saya berharap kegiatan ini bukan acara dadakan yang hanya berorientasi pada peningkatan serapan anggaran, tetapi benar-benar dirancang untuk memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tegasnya Mumun Maemunah dengan mengingatkan.

Lebih lanjut, Mumun Maemunah menekankan pentingnya belajar dari perjalanan sejarah dalam membangun Karawang secara berkesinambungan.

“Kita perlu mengambil pelajaran dari sejarah pembangunan daerah, termasuk dari masa lalu seperti era Tarumanagara. Esensinya sama, bagaimana kita membangun, memajukan, dan mensejahterakan masyarakat Karawang dari masa ke masa dengan semangat keberlanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, setiap program pembangunan, termasuk festival berbasis kerakyatan, harus memiliki visi jangka panjang serta dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. (*)

Facebook Comments Box

This article has been read 0 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bidik Potensi PAD dari Perizinan, Komisi II DPRD Karawang Sidak PT PSSK Temukan 72 TKA

9 June 2026 - 13:47 WIB

Fraksi PKS DPRD Karawang Minta Pemkab Jangan Ragu Bertindak dengan Adanya Dugaan Pesta Gay di TNM Karawang

9 June 2026 - 10:53 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kab. Karawang Terima Kunjungan BIPEKA PKS Karawang untuk Perkuat Sinergi dan Jalin Kolaborasi

3 June 2026 - 08:46 WIB

Pansel Petrogas Harus Lebih Transparan Publikasikan Nama Calon Direksi

1 June 2026 - 16:45 WIB

Sepakat Berdamai Walau Sempat Viral Cekcok Saat Normalisasi Kali Apur di Desa Segaran – Batujaya

1 June 2026 - 09:36 WIB