Menu

Dark Mode
Bidik Potensi PAD dari Perizinan, Komisi II DPRD Karawang Sidak PT PSSK Temukan 72 TKA Fraksi PKS DPRD Karawang Minta Pemkab Jangan Ragu Bertindak dengan Adanya Dugaan Pesta Gay di TNM Karawang Ketua Komisi II DPRD Kab. Karawang Terima Kunjungan BIPEKA PKS Karawang untuk Perkuat Sinergi dan Jalin Kolaborasi Pansel Petrogas Harus Lebih Transparan Publikasikan Nama Calon Direksi Sepakat Berdamai Walau Sempat Viral Cekcok Saat Normalisasi Kali Apur di Desa Segaran – Batujaya Pertandingan IDCA Jadi Pembuka Forkab III KORMI Karawang

Berita · 26 Feb 2025 12:53 WIB · Reading Time

Untuk Optimalkan PAD, DPRD Karawang Soroti Minimnya Retribusi IMTA dari Tenaga Kerja Asing

fpkskarawang.idKomisi II DPRD Karawang melakukan kunjungan ke PT Yamaha I Karawang untuk mengoptimalkan Penghasilan Asli Daerah (PAD), khususnya dari retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). Langkah ini dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Karawang.

Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, mengungkapkan bahwa dari 2.345 tenaga kerja asing, hanya 554 yang memperpanjang IMTA dan retribusinya masuk ke kas daerah. Hal ini menjadi perhatian serius karena target retribusi tahun lalu sebesar Rp12 miliar, tetapi hanya terealisasi Rp2 miliar.

“Retribusi untuk satu orang tenaga kerja asing adalah 100 dolar per bulan. Jika melihat data yang ada, seharusnya target retribusi bisa tercapai. Namun, banyak perusahaan yang masih memasukkan retribusi ke pusat,” ujar Mumun, Selasa (25/2/2025).

Menurutnya, status tenaga kerja asing di Karawang beragam. Ada yang bekerja di dua daerah, seperti Jakarta-Karawang atau Bekasi-Karawang. Jika mereka lebih banyak beraktivitas di Karawang, DPRD berharap perusahaan mengalihkan retribusi IMTA ke kas daerah setempat.

“Kalau mereka lebih banyak di Karawang, ya, masukkan IMTA-nya ke kita. Jangan semuanya ke pusat, bagi-bagi lah,” tegasnya.

Untuk mengatasi hal ini, Komisi II DPRD Karawang bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) akan terus menyisir perusahaan dan melakukan sosialisasi terkait pentingnya kontribusi retribusi IMTA bagi daerah.

“Kunjungan seperti ini penting karena kami menemukan data yang berbeda dengan laporan di dinas. Biasanya, data di dinas lebih besar dari jumlah real di industri karena retribusinya banyak yang masuk ke pusat,” tambahnya.

DPRD berharap dengan adanya upaya ini, PAD Karawang dari sektor retribusi IMTA dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. (*)

Facebook Comments Box

This article has been read 7 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bidik Potensi PAD dari Perizinan, Komisi II DPRD Karawang Sidak PT PSSK Temukan 72 TKA

9 June 2026 - 13:47 WIB

Fraksi PKS DPRD Karawang Minta Pemkab Jangan Ragu Bertindak dengan Adanya Dugaan Pesta Gay di TNM Karawang

9 June 2026 - 10:53 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kab. Karawang Terima Kunjungan BIPEKA PKS Karawang untuk Perkuat Sinergi dan Jalin Kolaborasi

3 June 2026 - 08:46 WIB

Pansel Petrogas Harus Lebih Transparan Publikasikan Nama Calon Direksi

1 June 2026 - 16:45 WIB

Sepakat Berdamai Walau Sempat Viral Cekcok Saat Normalisasi Kali Apur di Desa Segaran – Batujaya

1 June 2026 - 09:36 WIB