Menu ✖

Dark Mode
Agus Sulistyo: Setelah Jalan di COR Agar Dijaga dan Dirawat sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan dalam Jangka Panjang Ambulans Alami Pecah Ban, Jitang Pastikan Korban Lakalantas di Gintungkerta Tetap Mendapatkan Penanganan Medis Karawang Butuhkan Sistem Pertanian yang Kuat dan Regenerasi Petani yang Berkelanjutan Warga Kalanasem, Pagadungan, Tempuran Apresiasi Aspirasi Rutilahu H. Imron Dewan PKS Karawang Milangkala Karawang ke-393, Pemkab Karawang Harus Perhatikan Nasib Petani, Pekerja hingga Pelaku Wisata Agus Sulistyo Hadiri Ramah Tamah dan Tasyakuran Warga Kondang Jaya atas Realisasi Aspirasi Pengecoran Jalan

Rubrik Pembaca · 7 Jul 2024 16:18 WIB · Reading Time

Shia Jin Ku Poh

fpkskarawang.id – Kelenteng Shia Jin Ku Poh dibangun tahun 1700 an oleh tiga marga, yakni marga Khouw, Lauw dan Tjiong/Chang. Mereka datang dari Tionghoa sambil membawa abu Ma Ku Poh yang merupakan leluhur mereka.

Pada awalnya ketiga marga tersebut melakukan pelayaran dari Tionghoa hingga memasuki Teluk Ujung Karawang menuju Muara Cangbungin, kemudian menyusuri sungai Citarum. Dalam perjalanan, mereka tidak lupa membawa Hio Luo dari batu gunung hitam untuk melindungi pelayaran mereka, dikarenakan selama perjalanan, mereka selamat dari bahaya-bahaya laut. Sejak saat itu kepercayaan mereka terhadap perlindungan dan keselamatan yang diberikan Ma Ku Poh pun semakin bertambah.

Saat hendak memasuki daerah Tanjungpura ketiga marga tersebut merasa kebingunan, disebabkan adanya dua sungai yang berbeda yaitu sungai Citarum dan sungai Cibeet. Akhirnya mereka memutuskan berhenti sejenak dan meminta petunjuk kepada leluhur mereka yaitu Ma Ku Poh sesuai dengan kepercayaan mereka. Yakni dengan cara bertanya kepada Ma Ku Poh melalui sio pwe.

Beberapa lama kemudian ketiga marga itu tidak kunjung menemukan sebuah jawaban untuk melanjutkan perjalanan. Hingga pada akhirnya mereka memutuskan agar menetap disana dalam waktu lama serta membuat tempat untuk menetap dan tempat untuk ibadah.

Menurut mereka tidak adanya jawaban merupakan petunjuk dari Ma Ku Poh agar mereka tinggal disana. Yang nantinya di tempat tersebut Kelenteng Sian Djin Ku Poh didirikan, lokasi tepatnya berada di Tanjungpura, Karawang. Kelenteng Sian Djin Ku Poh dirawat oleh keturunan Khou Sie Ie yang bernama Khou Yun Kwong.

 

Kontributor : Asep R. Sundapura (Relawan Kebudayaan, Founder Ekraf Karawang, Ketua Karawang Heritage Community, Owner Sundapura Digital, Kreator Sundapura, Owner Sundapura Business, Founder Karawang Creative Economic Forum, Founder Lembaga Kajian Kebudayan)

Facebook Comments Box

This article has been read 55 time

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Produksi Padi Karawang 2 Juta Ton per Tahun, Mungkinkah?

30 July 2024 - 21:00 WIB

RESI GUDANG, Upaya untuk Mengatasi Harga Komoditi Pertanian yang Anjlok pada Musim Panen Raya

9 July 2024 - 08:56 WIB

Memory of Karawang Creative Economy Forum

8 July 2024 - 12:56 WIB

Titik Nol Karawang Apakah Perlu Diperjuangkan Kembali?

7 July 2024 - 17:52 WIB

DPRD Karawang Tempo Doeloe

7 July 2024 - 17:07 WIB